Anda akan mengalami tingkat kekhawatiran jika terjadi beberapa kondisi yang tidak biasa pada bayi. Terutama dalam usianya yang masih di bawah 6 bulan dengan kondisi tubuh yang sangat rentan terserang penyakit. Salah satunya ketika kondisi kepala bayi terasa sangat panas. Berikut ini faktor penyebab yang membuat kepala bayi terasa panas.

  1. Ketebalan Pakaian

Pakaian yang tebal akan membuat bayi merasa gerah yang terjadi karena suhu tubuh bayi menjadi lebih tinggi dari ruangan. Kondisi ini akan membuat kepala bayi Anda terasa panas karena bayi belum mempunyai kelenjar keringat yang aktif di dalam tubuhnya terutama pada bayi baru lahir.

Kelenjar keringat yang sangat aktif terletak pada bagian kepala bayi yang membuatnya menjadi panas dan disertai keringat. Anda bisa mengatasi masalah ini dengan menggunakan pakaian bayi yang berbahan lembut dan menyerap keringat. Salah satunya pakaian bayi dengan bahan katun. Anda bisa mendapatkannya di orami.com dengan menggunakan JGOS.

  1. Gigi yang Tumbuh

Ketika bayi mengalami tahap gigi tumbuh maka bagian kepalanya akan terasa panas bahkan sering disertai dengan demam. Anda bisa mengecek kondisi panas bayi ini dengan menggunakan termometer untuk memastikan suhunya. Jika berlangsung lebih dari 3 hari segera bawa bayi Anda ke dokter untuk diperiksa.

  1. Alergi dengan Produk Susu

Kondisi kepala bayi yang panas setiap kali selesai mengonsumsi susu formula merupakan petanda bayi mengalami intoleransi laktosa. Anda sebaiknya menghentikan pemberian susu formula tersebut dan menggantinya dengan produk lain. Susu kedelai bisa menjadi salah satu solusi untuk bayi yang alergi dengan susu kandungan laktosa.

  1. Infeksi Bagian Kepala

Kepala bayi yang panas selain tiga faktor penyebab di atas bisa juga disebabkan oleh suhu lingkungan yang sangat tinggi. Jika ternyata bukan hal tersebut yang menjadi faktor penyebabnya bisa jadi panas pada kepala bayi terjadi karena adanya infeksi pada bagian kepala.

Panas terjadi karena adanya virus atau bakteri menginfeksi bagian hidung, tenggorokan, maupun telinga bayi. Panas yang terjadi pada kepala akibat dari kerjanya sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi yang mengakibatkan peradangan.

  1. Infeksi Saluran Pernapasan

Kondisi kepala bayi yang panas dan disertai dengan suhu tubuh yang juga naik turun alias tidak stabil dan disertai flu. Kondisi ini menunjukkan bahwa bayi Anda mengalami infeksi pada bagian saluran pernapasan. Anda bisa mengamati kondisi ini 2 hingga 3 hari sebelum membawanya ke dokter untuk ditindaklanjuti.

Anda sebagai seorang ibu perlu mengetahui cara mengatasi panas yang dialami pada bayi pada bagian kepala dan juga tubuhnya. Pengetahuan yang Anda miliki akan menjadi pertolongan pertama dilakukan sebelum membawanya ke rumah sakit. Salah satu cara untuk menjaga kesehatan bayi dari berbagai infeksi dengan melakukan imunisasi secara rutin.